Darul Haq

Menunda Qadha Puasa Hingga Tiba Ramadhan Berikutnya

Pertanyaan: Apa akibatnya orang yang menunda qadha’ puasa Ramadhan hingga datang Ramadhan berikutnya? Jawaban: Jika karena alasan yang dibenarkan syariat, seperti sakit selama sebelas bulan di atas tempat tidur, maka ia tidak berkewajiban qadha’, tapi jika karena menunda-nunda dan meremehkan padahal ia mampu mengqadha’ maka ia wajib mengqadha’ dan memberi makan seorang miskin untuk setiap …

Mencicipi Makanan oleh Orang yang Sedang Berpuasa

Pertanyaan: Apakah seorang juru masak boleh mencicipi masakannya un-tuk memastikan ketepatan rasanya, sementara ia sedang berpuasa? Jawaban: Tidak apa-apa mencicipi makanan jika diperlukan, yaitu dengan cara menempelkannya pada ujung lidahnya untuk mengetahui rasa manis, asin atau lainnya, namun tidak ditelan, tapi diludahkan, dikeluarkan lagi dari mulutnya. Hal ini tidak merusak puasanya. Demikian menurut pendapat yang …

Hukum Berenang bagi Orang yang Sedang Berpuasa

Pertanyaan: Apa hukum berenang di pantai atau di kolam renang di siang hari Ramadhan? Jawaban: Kami katakan, tidak apa-apa orang yang sedang berpuasa berenang di pantai atau di kolam renang, baik itu kolam yang dalam ataupun yang dangkal, ia boleh berenang dan berendam sesukanya, hanya saja harus berusaha semampunya agar air tidak sampai masuk ke …

Hukum Menggunakan Inhaler bagi yang Berpuasa

Pertanyaan: Di sebagian apotik ada inhaler yang digunakan oleh sebagian penderita asma. Apakah orang yang berpuasa boleh menggunakannya di siang  hari Ramadhan? Jawaban: Menggunakan inhaler tersebut bagi yang berpuasa hukumnya boleh, baik itu puasa Ramadhan ataupun lainnya. Karena inhaler itu tidak sampai ke lambung tapi hanya berfungsi melegakan saluran pernafasan dan pengunaannya pun hanya dengan …

Hukum Cuci Darah bagi yang Berpuasa

Pertanyaan: Apa hukum mencuci darah bagi penderita sakit ginjal yang sedang berpuasa. Apakah ia harus mengqadha’ atau tidak? Jawaban: Ia wajib mengqadha’ karena adanya tambahan darah bersih, dan jika ditambahkan zat lain, maka itu juga pembatal yang lain. Sumber : Syaikh Ibnu Baz, Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1, Hal.322 Fatwa-fatwa Tentang Puasa Lainnya : Menunda Qadha …

Hukum Mengeluarkan Darah dari Orang yang Sedang Berpuasa

Pertanyaan: Apakah mengambil sedikit darah di siang bulan Ramadhan untuk pemeriksaan medis atau untuk donor membatalkan puasa? Jawaban: Jika seseorang mengambil sedikit darah yang tidak menyebabkan kelemahan pada tubuhnya, maka hal ini tidak membatalkan puasanya, baik itu untuk pemeriksaan medis atau untuk transfusi darah kepada orang lain ataupun untuk didonorkan kepada seseorang yang membutuhkannya. Tapi …

Suntikan di Siang Hari Ramadhan

Pertanyaan: Apakah suntikan pengobatan di siang hari Bulan Ramadhan mempengaruhi puasa? Jawaban: Suntikan pengobatan ada dua macam: Pertama, Suntikan infus, dengan suntikan ini bisa mencukupi kebutuhan makan dan minum, maka suntikan ini termasuk yang membatalkan, karena jika ada hal yang tercakup dalam makna nash-nash syariat, maka dihukumi sama sesuai nash tersebut. Adapun jenis yang kedua …

Minum Setelah Adzan Subuh

Pertanyaan: Jika orang yang berpuasa minum setelah ia mendengar adzan Subuh, apakah puasanya sah? Jawaban: Jika orang yang berpuasa minum setelah ia mendengar adzan Subuh, maka, jika muadzinnya memang mengumandangkan adzan setelah jelas masuk waktu Shubuh, maka orang yang berpuasa tidak boleh makan atau minum setelahnya. Tapi jika muadzin itu adzan sebelum jelas baginya waktu …

Bersetubuh di Siang Hari Ramadhan ketika Safar

Pertanyaan: Seorang laki-laki musafir dibolehkan tidak berpuasa pada bulan Ramadhan. Jika ia menyetubuhi isterinya yang sedang berpuasa, apakah ada kaffarah (tebusan)nya? Dan bagaimana menebusnya jika si isteri dipaksa oleh suaminya? Jawaban: Menurut saya tidak ada kaffarah atasnya jika ia memang musafir yang jarak tempuhnya membolehkannya berbuka (tidak berpuasa), karena ia memang dibolehkan makan di siang …

Puasanya Orang yang Meninggalkan Shalat. Berpuasa Tapi Tidak Shalat

Pertanyaan: Sebagian ulama kaum Muslimin mencela orang yang berpuasa tapi tidak shalat, karena shalat itu tidak termasuk puasa. Saya ingin berpuasa agar dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang masuk surga melalui pintu ar-Rayyan. Dan sebagaimana diketahui, bahwa antara Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya. Saya mohon penjelasannya. Semoga Allah menunjuki anda. …

Puasa dan Junub

Pertanyaan: Apakah seseorang boleh puasa sementara ia junub karena tidak sengaja? Jawaban: Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa pada suatu Subuh Nabi pernah junub karena menggauli isterinya, kemudian beliau mandi dan berpuasa. Mandi junub itu adalah syarat sahnya shalat, sehingga tidak boleh  menundanya, karena melaksanakan shalat Subuh itu harus pada waktunya. Tapi jika ia tertidur dalam …

Jika Seorang Wanita Suci Setelah Shubuh, maka Ia Harus Berpuasa dan Mengqadha’

Pertanyaan: Jika seorang wanita suci setelah Subuh, apakah ia harus berpuasa pada hari tersebut dan dianggap berpuasa atau harus mengqadha’? Jawaban: Jika keluarnya darah berhenti ketika terbit fajar atau sesaat setelah terbit fajar, maka puasanya sah dan berarti telah melaksanakan kewajiban tersebut, walaupun ia baru mandi besar setelah lewat Subuh. Tapi jika baru berhenti setelah …

Penderita Maag dan Puasa

Pertanyaan: Saya menderita penyakit mag, para dokter telah menyarankan agar saya tidak berpuasa, tapi saya tidak mengindahkan saran mereka, saya tetap berpuasa. Akibatnya, sakit saya bertambah parah. Apakah berdosa jika saya tidak berpuasa, dan apa kaffarahnya (tebusannya)? Jawaban: Jika puasa itu memberatkan bagi anda dan menambah parah penyakitnya, sementara ada dokter Muslim yang dikenal ahli …

Menggunakan Pasta Gigi Saat Berpuasa

Pertanyaan: Apa hukumnya menggunakan pasta gigi di siang bulan Ramadhan bagi yang sedang berpuasa? Jawaban: Tidak apa-apa menggunakan pasta gigi bagi yang berpuasa jika tidak sampai ke lambungnya, tapi lebih baik tidak menggunakannya, karena pasta gigi itu mengandung zat-zat yang kuat yang bisa sampai ke lambung tanpa dirasakan oleh penggunanya. Karena itulah Nabi berkata kepada …

Minum Karena Tidak Tahu Sudah Shubuh

Pertanyaan: Saya bangun untuk makan sahur dan tidak tahu bahwa waktu telah masuk Shubuh, lalu saya minum segelas air. Setelah itu saya baru tahu bahwa Subuh telah masuk sejak tadi. Apakah hal ini membatalkan puasa saya? Perlu diketahui, bahwa puasa tersebut adalah puasa sunnah, bukan puasa wajib. Jazakumullah khairan. Jawaban: Jika makan dan minumnya anda …

Puasa Berdasarkan Satu Ru’yah (Penglihatan)

Pertanyaan: Apakah kaum Muslimin di seluruh dunia diharuskan berpuasa berdasarkan satu ru’yat? Dan bagaimana puasanya kaum Muslimin di beberapa negaka kafir yang tidak ada ru’yat syar’iyahnya? Jawaban: Para ahlul ilmi telah berbeda pendapat dalam masalah ini, yaitu, jika di suatu negara kaum Muslimin telah terlihat hilal, yang mana ru’yat itu telah  memenuhi standar syariat, apakah …

Tanda Subuh adalah Terbitnya Fajar

Pertanyaan: Apa hukum makan dan minum ketika muadzin mengumandangkan adzan atau sesaat setelah adzan, terutama bila terbitnya fajar tidak diketahui dengan pasti? Jawaban: Batas yang menghalangi seseorang yang berpuasa dari makan dan minum adalah terbitnya fajar, berdasarkan Firman Allah , “Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah …

Hukum Makan Sahur Ketika Adzan Subuh atau Beberapa Saat Setelahnya

Pertanyaan: Allah berfirman, “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari be-nang hitam, yaitu fajar.” (Al-Baqarah: 187). Lalu, bagaimana hukum orang yang masih melanjutkan makan sahurnya atau minum ketika adzan Subuh atau sekitar seperempat jam setelahnya? Jawaban: Jika yang bertanya mengetahui bahwa waktu tersebut memang belum saatnya Subuh, maka tidak perlu qadha’, tapi jika …

Berlebihan dalam Hidangan Buka Puasa

Pertanyaan: Apakah membanyakkan makanan dalam menyiapkan berbuka mengurangi pahala puasa? Jawaban: Itu tidak mengurangi pahala puasa, karena perbuatan haram setelah selesai puasa tidak mengurangi pahalanya. Hanya saja itu termasuk dalam cakupan Firman Allah , “Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf: 31). Karena berlebih-lebihan itu sendiri tidak baik, …

Home
Akun
Order
Chat
Cari